Selamat Datang, Selamat berjumpa di SMA Marsudirini Muntilan tercinta!
Hari ini, Senin 14 Juli 2008, seperti sekolah-sekolah pada umumnya SMA Marsudirini Muntilan mengawali tahun pelajaran baru 2008/2009 dengan upacara bendera di halaman. Begitu bel dibunyikan pukul 06.55, para siswa langsung berkumpul di halaman untuk persiapan upacara bendera. bagi kelas XI dan XII sudah tidak asing. Mereka langsung menempatkan diri, sementara siswa baru kelas X masih kelihatan agak bingung. Beberapa masih berkelompok dengan dengan teman sesekolah asal. Beberapa mulai berani membaur dan menyoba nmenyesuaikan diri.
Upacara dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah, karena Kepala Sekolah belum pulang, masih menyelesaikan tugas di luar kota. Wakil Kepala sekolah mengajak memulai kegiatan belajar dengan semangat baru dan bagi siswa baru dimohon supaya segera dapat menyesuaikan diri. Semoga para siswa dapat memulai dan menjalankan pembelajaran tahun ini dengan semnagat baru dan rasa gembira, sehingga nanti akhir tahun dapat berhasil lulus atau naik.
Siswa baru mengikuti MOS sampai hari Rabu dan akan dilanjutkan dengan acara Pramuka yaitu penerimaan anggota baru, hari Kamis. Semoga MOS ini menjadi sarana untuk penyesuaian diri dan memantabkan diri dalam belajar mempersiapan diri untuk masa depannya.
Selamat Belajar, Selamat Berjuang!
JL.Sleko 4 Muntilan 56412 telp./fax (0293)587475 e-mail:sma_marsoed_mtl@yahoo.co.id
Senin, 14 Juli 2008
Sabtu, 28 Juni 2008
SISTEM PSB ADIL ?
Dahulu sekolah-sekolah negeri milik pemerintah terkenal sebagai sekolah yang murah. Tetapi sekarang ini sekolah negeri mirip dengan sekolah swasta dalam hal keuangannya. Karena sistem yang dipakai dalam PSB menggunakan hasil UN maka sekolah-sekolah negeri mendapatkan siswa yang rata-rata sudah pinter. Mereka yang tergolong mampu secara akademik maupun ekonomi menempati sekolah-sekolah negeri yang dibiayai oleh pemerintah. Sementara sekolah-sekolah swasta kelas menengah ke bawah menjadi sangat sulit untuk mempertahankan keberadaannya. Sangat sulit mendapatkan siswa. Nanti kalau mendapatkan siswa, rata-rata siswa yang secara akademik dan ekonomi tergolong lemah.
Oleh karena itu sudah sepantasnya kalau pemerintah dan pemerhati pendidikan memberikan bantuan yang lebih kepada sekolah-sekolah pinggiran yang siswanya tidak mampu secara akademis maupun ekonomis. Sekolah-sekolah seperti ini yang sebenarnya banyak berjasa dan berhasil dalam pendidikan karena memperhatikan yang tersingkir. Terutama sekolah pinggiran (kelas menengah kebawah) yang lulusannya relatif baik.
Sistem UN sendiri sebenarnya tidak adil karena sekolah-sekolah pinggiran dengan fasilitas sangat minim diperlakukan sama dengan sekolah yang maju. Maka perlu mengubah perlakuan kepada sekolah pinggiran. Berilah bantuan fasilitas yang standar dulu baru nanti dilaksanakan UN. Demikian pula sistem PSB supaya ada perubahan dimana sekolah-sekolah papan atas ada kuota untuk mereka yang tidak mampu mampu secara ekonomis dan akademis misalnya 20 %. Kalau hanya mendidik siswa yang sudah unggul ya tidak nggumun, pasti selalu juara!
Semoga nanti ada sistem PSB yang lebih adil!
Oleh karena itu sudah sepantasnya kalau pemerintah dan pemerhati pendidikan memberikan bantuan yang lebih kepada sekolah-sekolah pinggiran yang siswanya tidak mampu secara akademis maupun ekonomis. Sekolah-sekolah seperti ini yang sebenarnya banyak berjasa dan berhasil dalam pendidikan karena memperhatikan yang tersingkir. Terutama sekolah pinggiran (kelas menengah kebawah) yang lulusannya relatif baik.
Sistem UN sendiri sebenarnya tidak adil karena sekolah-sekolah pinggiran dengan fasilitas sangat minim diperlakukan sama dengan sekolah yang maju. Maka perlu mengubah perlakuan kepada sekolah pinggiran. Berilah bantuan fasilitas yang standar dulu baru nanti dilaksanakan UN. Demikian pula sistem PSB supaya ada perubahan dimana sekolah-sekolah papan atas ada kuota untuk mereka yang tidak mampu mampu secara ekonomis dan akademis misalnya 20 %. Kalau hanya mendidik siswa yang sudah unggul ya tidak nggumun, pasti selalu juara!
Semoga nanti ada sistem PSB yang lebih adil!
Kamis, 26 Juni 2008
PANGGUNG GEMBIRA AKHIR TAHUN 2007/2008

Setelah ulangan umum kenaikan kelas berakhir, OSIS SMA Marsudirini Muntilan mengadakan pentas seni dengan membuat panggung. Suasananya menjadi lebih asyik, menarik, meriah. Para siswa mulai menunjukkan kebolehannya. Mereka yang pinter dekorasi mulai memasang-masang dekorasinya sehingga panggung gembira SMA Marsudirini menjadi hidup dan apik. Siawa-siswi yang berbakat menari mulai menampilkan tariannya yang indah sekaligus melestarikan budaya leluhur. Siswa-siswi yang pandai acting mulai menampilkan kebolehannya yaitu lakon Ande-ande Lumut. Wah pokoknya bagus. Juga ada yang menampilkan tari jaran kepang, meski jaman modern seperti ini masih ada lho jaran kepang. Apalagi yang menarikan siswa yang berasal dari Jakarta yang belum pernah jaran kepang. asyiiiiikkk! Mereka yang lumayan dalam animasi komputer, mencoba juga menampilkan waajah-wajah kenangan kelas XII yang lulus ujian.
Acara mengalir begitu rupa sampai tak terasa kalau sudah menghabiskan hampir 4 jam dari jam 08.00 - 12.00. Hal ini berkat kepiawaian MC nya yaitu Melinda dan Dita kelas XI.
Kami para guru melihat dan merasa bangga dengan para siswa yang kreatif sekalipun kami memang sederhana dengan fasilitas yang sederhana pula, tetapi mampu menampilkan hal yang terbaik. Selamat kepada OSIS SMA Marsudirini Muntilan!
PENSI AKHIR TAHUN 2007/2008
Sabtu, 14 Juni 2008
PENGUMUMAN KELULUSAN SMA MARSUDIRINI MUNTILAN
Hari ini pengumuman kelulusan untuk SMA/SMK/MA. Tak lupa SMA marsudirini Muntilan juga sudah mengumumkan kelulusannya. Kabar gembira bahwa dengan perjuangan yang kuat akhirnya Untuk Program IPS tingkat kelulusannya adalah 100 %.
Sementara untuk program IPA, meskipun sudah maksimal usaha para siswa dan guru ternyata tingkat kelulusannya baru mencapai 90 %.
Secara keseluruhan maka tingkat kelulusan SMA Marsudirini Muntilan tahun Pelajaran 2007/2008 adalah 96, 30 %
Ternyata SMA Marsudirini Muntilan tidak kalah dengan SMA yang lain. Sekalipun sederhana kami boleh berbangga mutunya baik. Maka silahkan para siswa lulusan SMP supaya segera daftar di SMA Marsudirini Muntilan. Masa depan cerah! Okey, terima kasih!
Sementara untuk program IPA, meskipun sudah maksimal usaha para siswa dan guru ternyata tingkat kelulusannya baru mencapai 90 %.
Secara keseluruhan maka tingkat kelulusan SMA Marsudirini Muntilan tahun Pelajaran 2007/2008 adalah 96, 30 %
Ternyata SMA Marsudirini Muntilan tidak kalah dengan SMA yang lain. Sekalipun sederhana kami boleh berbangga mutunya baik. Maka silahkan para siswa lulusan SMP supaya segera daftar di SMA Marsudirini Muntilan. Masa depan cerah! Okey, terima kasih!
Jumat, 13 Juni 2008
MENANTI PENGUMUMAN KELAS XII
Hari-hari mendekati pengumuman kelulusan terasa lama dan penuh waswas. Mengapa tidak? Semua sudah ditetapkan oleh yang kuasa di atas. Para guru yang mendampingi dan mengajar selama tiga tahunpun tidak berkuasa untuk ikut menentukan kelulusan. Yang maha kuasa adalah Ujian Nasional. Entah siswa itu rajin atau malas, bodoh dan pintar, mbolosan atau tidak, tahu sopan santun atau tidak, tidak penting. Yang penting nilai Ujian Nasional. Kalau lulus ya lulus! Nilai ujian mencerminkan kepandaian siswa atau tidak juga tidak penting. Pokoke nilai ujian nasional lulus. Itulah pendidikan Indonesia sekarang ini. Maka kita tidak bisa menyalahkan kalau ada siswa atau orang tua atau guru atau kepala sekolah, kepala dinas atau siapa saja yang berusaha dengan jalan apapun supaya anaknya lulus.
Semoga nanti ada perubahan sisten pendidikan. Hapuskan sistem Ujian Nasional untuk menentukan kelulusan siswa. Pakaialah ujian nasional untuk pemetaan atau pembinaan kepada institusi. Lengkapilah dulu standar sarana dan prasarana baru nanti dilakukan Ujian Nasional. Terima kasih!
Semoga nanti ada perubahan sisten pendidikan. Hapuskan sistem Ujian Nasional untuk menentukan kelulusan siswa. Pakaialah ujian nasional untuk pemetaan atau pembinaan kepada institusi. Lengkapilah dulu standar sarana dan prasarana baru nanti dilakukan Ujian Nasional. Terima kasih!
Langganan:
Postingan (Atom)



