Kamis, 12 Oktober 2017

UTS BERBASIS KOMPUTER

Berangkat dari pengalaman ketika melaksanakan UNBK  2017 yang lalu, SMA Marsudirini Muntilan ingin menggunakan model UNBK tersebut pada saat Ulangan Tengah Semester (UTS) atau Ulangan Akhir Semester (UAS). Pada dasarnya baik untuk kelas X maupun kelas XI dan XII bisa dilaksanakan menggunakan komputer semua, tetapi mengingat keterbatasan jaringan internet dan peralatan yang dimiliki sekolah, maka untuk saat ini baru UTS kelas XI dan XII yang menggunakan  komputer, sementara untuk Penilaian Tengah Semester bagi kelas X masih menggunakan kertas. Harapannya nanti seluruh kelas bisa dilaksanakan ulangan/ujian berbasis komputer.

Dalam pelaksanaan UTS berbasis komputer ini yang dimulai tanggal 5 Oktober sampai dengan 12 Oktober 2017, salah satu cara menyiasati kekurangan sarana komputer yang dimiliki sekolah, sekolah menyarankan siswa yang memiliki laptop, HP android dan yang sejenisnya untuk dibawa dan digunakan saat pelaksanaan UTS.

Dengan keterbatasan sarana yang dimiliki, sekolah mencoba mendayagunakan semaksimalnya. Para guru bersama-sama belajar menggunakan Ujian berbasis komputer. Beberapa guru yang masih agak sulit  menyiapkan soal dengan sistem komputer dibantu oleh guru lainnya yang sudah bisa. Pada awalnya memang agak rumit tetapi akhirnya dengan belajar bersama bisa dilaksankan dengan baik. Akhirnya guru merasakan adanya hal-hal positif yang menyenangkan. Awalnya sedikit sulit tetapi akhirnya enak. Guru tidak usah koreksi karena sudah terolah di komputer. Model soal bisa diacak urutan nomornya maupun acak optionnya.

Siswa juga disiapkan menggunakan kemajuan tehnologi untuk mengerjakan ulangan atau ujian. Ternyata untuk siswa lebih cepat dan lebih mudah menyesuaikan daripada sebagian gurunya utamanya guru yang sudah tua dan gagap tehnologi.

Dengan pengalaman melaksanakan Ulangan Tengah Semester berbasis komputer, sekolah dapat berhemat kertas dan tinta atau biaya foto copy naskah. Guru mempunyai pengalaman menggunakan kemajuan tehnologi. Pengalaman ini membangkitkan motivasi untuk lebih maju lagi untuk Ulangan/ujian-ujian yang akan datang. Sekolah juga berusaha meningkatkan/menambah jumlah komputer yang digunakan oleh siswa.

Tentu kami lebih bersyukur lagi kalau para pemerhati pendidikan termasuk para alumni ada yang terketuk untuk membantu memberikan sumbangan komputer bagi sekolah tentu akan sangat bermanfaat. Semoga!!!

ulangan menggunakan komputer sekolah di lab komputer

Ulangan di lab komputer

 Ulangan dengan  laptop siswa sendiri
enak ya tinggal klak klik......





Waduh pilih mana ya.. jawabannya sepertinya benar semua...!

Waduh kok lama loadingnya....lemot!

Ya... aku bisa, boleh keluar dulu tidak ya...?


Rabu, 30 Agustus 2017

MARS SMA MARSUDIRINI MUNTILAN

Salah satu cara mengenalkan sekolah dan spiritualitasnya adalah dengan lagu. SMA Marsudirini Muntilan telah memiliki Mars SMA Marsudirini Muntilan. Lagu ini dimunculkan tahun 2005 tetapi saat itu belum banyak dikenal oleh siswa-siswi Marsudirini Muntilan, karena agak jarang dinyanyikan.

Semenjak sekolah ini dipimpin oleh Suster Rosalia tahun 2012, setiap pagi saat apel dibiasakan menyanyi lagu-lagu kemarsudirinian antara lain Vsi Yayasan Marsudirini, Mars Marsudirini dan juga Mars SMA Marsudirini Muntilan. Dua/tiga tahun yang lalu Kementrian Pendidikan dalam rangka menguatkan karakter nasionalisme diwajibkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu-lagu Nasional. Maka di SMA Marsudirini Muntilan setiap hari pada saat apel pagi dinyanyikan lagu-lagu nasional dan juga lagu-lagu Kemarsudirinian. Sehingga para siswa menjadi hafal dan bisa meyanyi dengan baik dengan harapan semakin meningkatnya karakter sebagai bangsa Indonesia dan warga Marsudirini.

Berikut lagu Mars SMA Marsudirini Muntilan.


Senin, 28 Agustus 2017

PANCASILA

Saya Indonesia, Saya pancasila. Saat ini Pemerintah Indonesia akan mengaktualkan lagi Pancasila sebagai ideologi negara. Sejak Reformasi ada gejala Pancasila mulai ditinggalkan. Akibatnya persatuan dan kesatuan bangsa terancam. Gerakan radikalisme semakin besar. Intoleransi marak. Apalagi menjelang adanya pemilu, isu-isu SARA menjadi makanan empuk untuk menjatuhkan lawan politik. Pancasila adalah dasar negara yang sudah disepakati sejak para pendiri negara bertekad akan mendirikan negara RI. Pancasila bukan milik Orde Baru. Pancasila adalah milik kita bersama bangsa Indonesia.
Mari kita dukung upaya untuk mengaktualkan kembali Pancasila kita. Sebenarnya Pancasila telah teruji menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang beragam/berbhinneka. Para pendiri negara sadar betul adanya keberagaman ini. Maka Semboyan Bhinneka Tunggal Ika sudah ditempelkan pada lambang negara kita. Mari kita bersatu dalam keberagaman untuk memabngun bangsa dan negara menuju kesejahteraan bersama Indonesia. Bagaimana caranya?

Mari kita amalkan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan tugas dan tanggungjawab kita masing-masing. Mulailah dari hal-hal yang sederhana saja. Kita amalkan sila Ketuhanan YME, sila Kemanusiaan, sila Persatuan, sila Kerakyatan dan sila Keadilan sosial. Semoga!!!

Senin, 05 September 2016

Akreditasi Sekolah 2016

Tahun 2016 ini, tepatnya tanggal 11 - 12 bulan Agustus yang lalu, SMA Marsudirini Muntilan diakreditasi. Ini merupakan akreditasi ke-3 bagi SMA Marsudirini Muntilan. Akreditasi sebelumnya adalah tahun 2011 yang lalu.

Tidak seperti akreditasi tahun 2011 dimana setiap standar diperiksa dua kali karena asesor yang satu memeriksa kemudian jeda beberapa waktu atau ganti hari diperiksa lagi oleh asesor yang satunya. Dalam akreditasi tahun ini ada sesuatu hal yang bagus dari Asesor yang datang ke sekolah kami. Kedua asesor bersama-sama memeriksa setiap standar. Ini memudahkan kami, sehingga setelah satu standar diperiksa, selesailah standar yang bersangkutan.

Hari pertama akreditasi, dimulai dengan temu awal, dilanjutkan keliling untuk melihat ruang-ruang yang ada. Istirahat sebentar kemudian dimulai pemeriksaan dimulai standar sarpras sebagaimana yang baru saja dilihat oleh kedua asesor saat keliling. Dilanjutkan standar isi, standar proses, dan seteusnya. Hari kedua tinggal 2 standar dan supervisi kelas dan diakhiri dengan temua akhir.

Kegiatan akreditasi yang berlangsung dua hari terasa cepat berlalu karena asesor bekerja dengan teliti, cermat dan dalam suasana penuh kekeluargaan dengan selingan humor yang menyemangati dan memotivasi.

Pada temu akhir asesor menyampaikan bahwa asesor hanya validasi apa yang sudah ditulis dalam evaluasi diri. Yang berwenang menentukan nilai (hasil) akreditasi adalah BAP. Tentu saja kami SMA Marsudirini Muntilan dengan segala keterbatasan tetap berusaha memberikan pelayanan kepada siswa seoptimal mungkin, sehingga kami berharap akreditasi tahun ini nilainya meningkat daripada akreditasi sebelumnya. Akreditasi tahun 2011 SMA Marsudirini Muntilan terakreditasi A kurus, semoga tahun ini terakreditasi A gemuk. Sambil  menunggu hasil resmi  oleh pihak yang berwenang, kita hanya berharap dengan berdoa...!

Berikut beberapa foto saat akreditasi!

Ruang Akreditasi

Sambutan Asesor saat Temu Awal

pemeriksaan standar sarpras



pemeriksaan standar isi

KTSP  sudah di tandatangani provinsi....?

standar proses... mana RPPnya bu...!


SKL no berapa bu.... ada RPPnya....?


berapa dana untuk kegiatan siswa...!

punya laboran.....?


saya sampaikan temuan akreditasi,,,,,,,!

terimakasih, biar tidak lupa pak Heru.....!


para siswa saat asesor pamitan!

sekilas SMA Marsudirini pada Asesor


ternyata Bu Sri Wahyuni penggemar Gamelan

mengunjungi kelas....!

santai melihat tanaman...

ya....kantin kejujuran!

ke lantai atas ruang komputer dan lab bahasa

Mangga pak ..... ngunjuk rumiyin!

RPP tahun lalu dan sekarang samakah.....?

koordinasi untuk hari kedua

Terimakasih pak Bagiyo ...Marsudirini dipun rawuhi!

berbincang dengan bp Bagiyo, ketua UPA Kab Magelang.

terima kasih persaudaraan kita

menepati janji mau nyanyi.....

mejeng bareng usai temu akhir!



Jumat, 22 April 2016

HARI KARTINI & KARTONO 2016 SMA MARSUDIRINI MUNTILAN

Tidak seperti biasa, kemarin Kamis, 21 April 2016, siswa-siswi beserta guru dan karyawan SMA Marsudirini Muntilan mengenakan pakaian daerah dalam rangka ikut ambil bagian dalam peringatan Hari Kartini.

Kegiatan sepanjang hari itupun juga tidak biasa. Proses pembelajaran diadakan di halaman sekolah dengan kegiatan:
1. Upacara Bendera memperingati hari Kartini
2. Lomba Geguritan (puisi Jawa) dengan peserta luar Jawa
3. Lomba Menyanyi Lagu Ibu Kita Kartini dan lagu Daerah
4. Lomba Memasak dari bahan Ketela.

Kegiatan upacara juga tidak biasa, karena petugasnya para guru dan karyawan, para siswa menjadi peserta upacara. Hal ini sebagai bentuk kesetaraan dan juga bentuk pendidikan bahwa guru tidak hanya bisa "dhawuh" (perintah) tetapi juga bisa melaksanakan. Sebagai keluarga kita saling asah, asih dan asuh.

Untuk kegiatan geguritan, setiap kelas membuat puisi bahasa Jawa dengan tema Kartini, dimana peserta yang memerankan dipilih siswa selain  suku Jawa. Ternyata beberapa siswa dari luar Jawa sudah fasih mengucapkan bahasa Jawa.  Terima kasih, berarti mereka sudah bisa membaur terutama dalam pergaulan sehari-hari dengan teman dan masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib Ibu Kita kartini dan satu lagu daerah sebagai pilihan. Setiap kelas boleh menampilkan kreasinya dalam memilih iringan musik baik yang konvensional seperti gitar, jimbe maupun alat musik yang aneh seperti kursi seng, gelas dsb. Mereka berusaha tampil sebaik-baiknya. Semoga semangat Kartini tetap menggelora di hati Kartini-Kartono masa kini.

Kegiatan yang membutuhkan waktu agak panjang adalah memasak dari bahan ketela. Tungku yang disediakan panitia OSIS adalah anglo dan arang. Para peserta memasak di sekitar halaman sekolah. Ada yang membuat combro, wajik, gethuk goreng, bengawan solo, kolak, kluwo, kroket dsb. Setiap kelompok saling kompak mencoba menampilkan makanan yang paling menarik dan tentu saja enak.
Setelah selesai makanan dari ketela tersebut dihidangkan dalam satu meja untuk dinilai dan dicicipi. Selain yang ditunjuk sebagai yuri, para guru dan karyawan yang lain ikut mencicipi. Woooow  mak nyusssss.... enak tenaaan......!

Demikian sekilas info kegiatan memperingati hari Kartini di SMA Marsudirini Muntilan. Berikut beberapa foto kegiatan-kegiatan tersebut!

Guru dan Karyawan sebagai petugas upacara
Menyiapkan pasukan

Laporan kepada pemimpin upacara

Bu Titik, aja kesrimpet jarite lho...!

Bahwa sesungguhnyaemerdekaan itu.....

Peserta upacara menyanyikan Mars Marsudirini

kompak dong pak bu!

mejeng usai upacara






Kartini.....oh....kartini...

Kula tiyang Papua



mbak yu, niki mbumbune sampun leres?

Kartono menggoreng combro


para yuri menilai aneka makanan ketela

Beberapa contoh olahan dari ketela