Sabtu, 27 Juni 2009

Workshop dan Outbond SMA Marsudirini Muntilan


Mengawali liburan akhir Tahun, Guru dan Karyawan Marsudirini Muntilan terdiri dari TK St. Theresia, SD Marsudirini, SMP Marganingsih dan SMA Marsudirini, mengadakan WorkShop dan OutBond di Kaliurang Sabtu 20 Juni - Senin 22 Juni 2009.
Kegiatan ini untuk menyamakan pandangan tentang Visi Missi, sekaligus untuk merevisinya sesuai dengan kondisi sekarang. Harapannya Visi Missi yang sudah dicanangkan tidak menggantung di awang-awang tetapi menjiwai setiap warga dan menjadi pijakan setiap langkah di sekolah. Kegiatan ini dipandu oleh Bapak Widi.

Selanjutnya pada hari Senin 22 Juni 2009 dipakai untuk Outbond dan rekreasi di sekitar kaliurang. Semua guru dan karyawan dapat mengekspresikan diri lewat Outbond ini. Rasanya senang meskipun ada beberapa yang takut mengikuti acara-acaranya.

Selesai Outbond dilanjutkan melihat budidaya jamur tiram dan jamur kuping . Ternyata kalau kita mau berusaha banyak peluang. Hanya kita cenderung konsumtif. Setelah membeli beberapa bungkus jamur yang sudah dikeringkan, kami melanjutkan ke jamu godog. Beberapa mencoba meminum ramuan jamu-jamu sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Akhirnya acara diakhiri dengan belanja di kaliurang. Jam 17.00 kami tinggalkan Kaliurang yang dingin dan sejuk. Semoga dengan kegiatan inui kami tambah semangat untuk tugas-tugas mendatang.

Rabu, 17 Juni 2009

Refleksi Pengumuman Lulusan

Program IPA lulus 100 % dan Program IPS lulus 86,96 %

Ternyata perjuangan tidak langsung berhasil. SMA Marsudirini Muntilan sudah berusaha meningkatkan KBM supaya semua siswanya lulus. 2 tahun terakhir program IPS lulus 100 % sedangkan program IPA belum bisa 100 %. Fokus pada program IPA supaya bisa 100 %. Setelah pengumuman ternyata benar program IPA tahun 2008/2009 lulus 100 %. Sayangnya program IPS nya ganti tidak bisa 100 %. Ya, kami tetap bersyukur atas keberhasilan para siswa dan tetap memberikan dukungan kepada yang belum lulus. Syukur karena menyadari bahwa segala usaha manusia bukan apa-apa kalau Tuhan belum menghendaki, kata orang beriman. Kami menyadari juga bahwa input siswanya juga lemah dan sudah ada peningkatan. itulah yang menyebabkan kami tetap bersyukur dan bangga. Secara kualitas KBM kami sudah berhasil hanya belum mencapai stanadar nasional untuk beberapa siswa yang sekarang belum lulus. Suatu saat pasti akan tercapai 100 % baik program IPA maupn IPS. Semoga!!!

Jumat, 12 Juni 2009

Menjelang Wasana Warsa dan Pelepasan

Hari jumat ini siswa kelas X dan XI terutama yang panitia sibuk mempersiapkan acara Wasana Warsa dan Pelepasan bagi kakak kelas XII yang besuk pagi juga pengumuman kelulusan. Mereka dengan senang hati mempersiapkan untuk kakak-kakaknya besuyk yang akan datang bersama orang tuanya. Beberapa siswa kelas XII ada juga yang berangkat. Umumnya mereka sedikit was-was tentang nasibnya dalam pengumuman besuk. Semoga besuk lulus semua sehingga kita bisa bergenbira sepenuh hati!

Demikian pula yang kelas X dan XI juga nampak senang tetapi juga tanda tanya untuk naik atau tidak. Semua sudah berusaha untuk berhasil. Semoga saja semua berhasil. Seandainya ada yang terpaksa tidak naik juga harus menerima dengan lapang dada. Perjalanan masih panjang.

Para guru juga sibuk menyelesaikan berbagai hal menjelang akhir tahun seperti nilai, raport, administrasi yang lain.

Tugas yang akan segera menyusul juga PSB. Semoga semuanya berjalan lancar!
Majulah terus SMA Marsudirini Muntilan!!!

Senin, 08 Juni 2009

Hari-hari Menjelang Akhir Tahun Pelajaran

Wah, semua padha sibuk. Siswa belajar giat supaya bisa mengerjakan soal Tes Kenaikan Kelas. Sementara yang kelas XII dengan was-was menunggu hasil UN. Bapak Ibu guru , koreksi dan menyiapkan nilai siswa untuk rapor yang rencana akan dibagikan tanggal 19 Juni 2009 ini.

Meskipun sibuk kami masih sempat mennyejukkan sussana dengan saling bergurau humor biar tidak sutris. Guru juga was-was menanti hasil /pengumuman UN. Apalagi ada berita bahwa ada beberapa sekolah SMA yang harus mengulang lagi UN nya. Pengumumannya jadi mundur apa tetap tanggal 13 Juni?

Lama ya nunggunya dari pelaksananaan UN bulan April yll hingga kini belum diumumkan, padahal komputerisasi. Kesannya lebih cepat kalau manualisasi! Semua diurus pemerintah sih!
Coba yang mengolah Sekolah masing-masing pasti sudah selesai! Ini hanya sekedar bicara untuk tamba ngantuk nunggu hasil Ujian.

Tidak kalah penting juga kegiatan PSB, kegiatan rutin yang akan menentukan kelangsungan sekolah. Untuk Swasta menengah kebawah PSB ini harus penuh perjuangan, karena sulit mendapatkan siswa, apalagi yang berkualitas. Rata-rata hanya mendapat siswa lemah akademis dan juga lemah ekonomi. Semoga pemerintah lebih memperhatikan kondisi sekolah yang demikian. Sebab justru sekolah macam ini banyak berjasa harus kerja keras untuk mendidiknya. Kalau tidak sekolah swasta kecil ini siapa mau mendidiknya? Sekolah Standar Internasional? Pasti tidak mau!!!

Selanjutnya mengawal libur kami para guru karyawan sekomplek Muntilan (TD, SD, SMP dan SMA) akan mengadakan raker di kaliurang dari tanggal 20 Juni pagi sampai Senin 22 Juni Sore.
Semoga setelah raker tambah semangat untuk tugas Tahun Ajaran baru nanti.

Kenangan ziarah jatiningsih, Ganjuran.


Punika sanes Ziarah.... !
namung mejeng wonten pantai Glagah!


Cuci muka ahh....biar awet tua!!!


Para guru lan staf sami mejeng!
aku ra ketok hee...!


Doa rosario bareng, biar terkabul ujubnya!


Capek nggak Suster jalannya?
Yesus pasti lebih capek!


Perhentian ke dua, kami menyembah sujud
padaMu Tuhan....! Bu Wiwin khusuk lho!

Selasa, 26 Mei 2009

ZIARAH KE JATININGSIH

Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional dan Bulan Mei yang bagi kami orang Katolik merupakan bulan devosi kepada Bunda Maria, SMA Marsudirini Muntilan mengadakan ziarah ke Gua Maria Jatiningsih Yogyakarta. Ziarah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI. sedangkan kelas XII yang sudah selesai ujian ada beberapa yang juga ikut.

Sesampai di Jatingsih para siswa secara berkelompok mengadakan doa jalan salib. sampai menelusuri jalan salib kami menikmati kesejukan udara dibawah rindangan pohon di kanan kiri jalan. Tak terasa sampailah kami ke Gua Maria Jatingsih. Di sini kami berdoa rosario bersama dipimpin oleh siswa sendiri dilanjutkan doa pribadi.

Merasa cukup puas berdialog dengan Bunda Maria, kami tinggalkan Jatiningsih menuju ke Ganjuran ke Candi Hati Kudus Yesus. Setelah doa ritual selesai, dilanjutkan dengan kegiatan pribadi sambil menikmati suasana Ganjuran.

Akhirnya kami tinggalkan Ganjuran ke pantai Glagah sekedar santai menikmati ombak dan gemuruhnya laut selatan. Ada beberap[a siswa yang mandi di laut dan merasakan asinnya air laut. Beberapa bapak/ibu guru yang mendampingi menyempatkan diri naik perahu, menikmati segarnya angin selatan menuju ke pasar membeli buah naga. Pokoknya asyik dan asyik.

Setelah puas, kami kembali ke Muntilan dan sampai di depan sekolah sekitar pukul 18.30.
Lumayan santai karena esok harinya hari libur nasional, Kenaikan Isa Almasih.
Dengan ziarah dan sedikit wisata pantai harapannya dapat menyegarkan semangat belajar mengajar dalam mempersiapkan Ulangan Semester Genap mulai tanggal 1 Juni besok. Semoga!!!

Jumat, 08 Mei 2009

DEMAM FACE BOOK

Face book ibarat virus baru yang menyerang segala lapisan masyarakat. Tidak peduli pelajar, ibu rumah tangga, karyawan, guru bahkan anggota DPR pun terserang virus face book ini. Memang FB bisa menjadi sarana komunikasi yang effektif untuk saat ini. Kita bisa mencari dan ketemu Saudara, teman-teman , kenalan atau siapa saja yang ingin kita jadikan teman.

Disisi lain demam face book ini bisa menjadikan kita berasyik ria di depan komputer berjam-jam tanpa ingat pekerjaan dan tugas-tugas yang menanti. Keasyikan semacam ini bisa membius kita lupa segala-galanya. Bagi pelajar yang komputernya menggunakan jasa Warnet, semakin lama asyik di komputer semakin besar ongkos yang kita bayar. Demikian pula yang menggunakan HP juga akan menguras duit yang tidak sedikit.

Kita perlu menyikapi dengan arif. Bagi saya sebagai guru ya sekedar mengikuti tren/perkembangan, supaya kita tidak keringgalan informasi. Kita menggunakan seperlunya saja. Jangan sampai menjadi candu yang membuat kita sakit dalam arti luas.

Bagi pelajar, yang belum mempunyai penghasilan harus cermat dan tepat dalam menggunakannya supaya tidak boros dan melupakan tugas-tugas lain yang lebih penting. Katakanlah hanya sebagai selingan. Setuju???