Senin, 08 September 2008

HIKMAH IKUT LOMBA DEBAT BAHASA INDONESIA


Pada tanggal 27 Agustus 2008, SMA Marsudirini Muntilan mengikuti Lomba debat berbahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kab. Magelang dan diadakan di Sawitan.
Peserta lomba adalah SMA negri /Swasta dan MA se kab. Magelang.

Utusan dari Marsudiriini adalah Bagas kelas XII IPA, Hendra Nugraha Kelas XI IPS dan Yohana Yusuf kelas X. Menurut pengalaman peserta dengan mengikuti lomba minimal kita ikut berpartisipasi dan syukur-syukur mendapatkan juara. Yang jelas tambah pengalaman bagaimana aturan main berdebat dan belajar mempersiapkan diri dengan membaca berbagai materi baik dari buku/majalah yang tersedia di Perpustakaan hingga mencari materi di internet.

Dalam berdebat yang sangat diperlukan adalah bagaimana mengatakan suatu gagasan/ide atau pendapat dan dilengkapi dengan argumentasi yang logis dan upto date. Keberanian tampil dengan tidak grogi menjadi modal utama. Peserta diharapkan tampil dengan tenang dan meyakinkan.

Kami memang belum menjadi sang juara. tetapi pengalaman yang kami dapatkan lebih berarti bagi kami maupun bagi teman-teman dan adik kelas, untuk bersiap-siap seandainya nanti ada lomba serupa. Kami bisa belajar juga dari sekolah lain yang memang lebih baik Itulah salah satu hikmah mengikuti lomba debat.

Jumat, 05 September 2008

PRAKTEK BERDEMOKRASI


Hari ini, Jumat 5 September 2008, merupakan hari istimewa bagi siswa SMA Marsudirini. Para siswa senang tidak ada pembelajaran di kelas. Proses pembelajaran diusung ke halaman. Panitia OSIS telah mempersiapkan kegiatan yaitu Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Marsudirini Muntiulan periode 2008/2009.
Proses pemilihan dikemas layaknya memilih Presiden dan Wapres saja. Sebelum para siswa anggota OSIS memberikan suara pilihannya para kandidat berjumlah 4 pasang diminta berkampanye dulu dengan menyampaikan program-programnya seandainya terpilih. Selanjutnya dilaksanakan debat terbuka dengan 3 pasang calon lainnya dan para pengurus lama juga dengan seluruh siswa. Pada acara debat ini terlaksana dengan sangat seru dan kompetitif. Mereka menyampaikan argumentasinya dengan baik dan menanggapi dengan baik pula. Demikian pula para siswa yang lain juga memberikan tanggapan berupa pertanyaan, mengonfrontasikan dan memberikan dukungan pada program yang baik. Setelah acara debat selesai, istirahat sebentar untuk menyiapkan kartu susra dan bilik suara. Satu persatu siswa memberikan hak suaranya.
Setelah dihitung belum ada calon yang mendapatkan suara 50% ditambah satu. Maka dilanjutkan pilihan putaran kedua dan terpilih calon dengan dukungan lebih dari 50 %.

Selesailah sudah proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS dengan sangat demokratis. Inilah cara siswa OSIS khususnya mempraktekkan pembelajaran PKn tentang demokrasi.
Inilah masyarakat Indonesia mini melaksanakan demokrasi sebagai bekal kalau nanti terpilih menjadi pemimpin negara. Semoga!!!

Selasa, 26 Agustus 2008

KUNCI UNTUK SUKSES BAGI PELAJAR

Apakah anda optimis nanti naik kelas atau lulus? Kalau anda mengenal diri anda sendiri pasti anda mempunyai sikap optimis. Penulis mempunyai pengalaman bahwa sejak sekolah/kuliah mempunyai sikap optimis akan keberhasilan.

Salah satu cara yang penulis tularkan adalah membuat target hasil yang akan dicapai dalam setiap ulangan atau ujian untuk setiap mata pelajaran. Dengan target tersebut anda usahakan belajar sungguh-sungguh untuk mencapai terget tersebut. Yakinlah anda akan mendapatkan hasil seperti yang ditargetkan. Semakin kecil melesetnya dari target berarti anda semakin mengenal kemampuan diri. Usahakan menargetkan yang semakin tepat sesuai dengan realitas kemampuan anda.

Apa yang kamu targetkan menjadi isi dan motivasi dalam belajar dan berdoa. Percayalah anda pasti berhasil dan selalu optimis dengan diri anda sendiri. Demikian pula untuk hasil ujian nasional nanti. targetkan dari sekarang hasil yang anda inginkan sesuai dengan kemampuan anda dan memenuhi kriteria untuk lulus. Silahkan coba dan buktikan sendiri.

Rabu, 20 Agustus 2008

HIKMAH HINGAR BINGAR PERAYAAN 17-AN

Dalam rangka ikut memeriahkan HUT RI ke -63, SMA Marsudirini Muntilan menyelenggarakan beberapa kegiatan dari oleh dan untuk siswa yang dikomando OSIS. Kegiatan tersebut antara lain : Lomba kebersihan Kelas, Lomba menyanyi lagu Marsudirini dan lagu perjuangan, Juga lomba tradisional yang merakyat yaitu lomba kelereng, makan krupuk dan cari koin dalam baskom.

Kegiatan siswa ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 16 Agustus 2008. Para siswa merasa senang karena hari itu mereka tidak belajar di kelas sepeti biasa. Para siswa belajar di halaman dengan aneka kegiatan tersebut. Mereka berpartisipasi entah sebagai pemain, penonton, pelaksana, penggembira dsb. Pokoknya asyik dan gayeng.

Beberapa hari sebelumnya wajah sekolah juga dihiasi dengan bendera, umbul-umbul dsb seperti biasanya dengan dominnan warna merah putih. Inilah kebiasaan merayakan HUT Kemerdekaan RI. Tidak lupa pada hari H tanggal 17 Agustus ikut serta dalam upacara kenegaraan di lapangan pemda Kec. Muntilan dengan Pembina Upacara bapak Camat Muntilan.
Karena upacara dilaksanakan pagi dan sore maka para siswa ada yang menginguti upacara pagi yaitu penaikan bendera dan upacara penurunan bendera pada sore hari.

Tanggal 18 Agustus dilaksankan karnaval untuk kota Muntilan, seperti tahun-tahun sebelumnya. Dalam karnaval ini Marsudirini komplek Muntilan mengikuti karnaval dengan mobil hias. Dan perayaan kemerdekaan tingkat kecamatan Muntilan akan diakhiri dengan pentas seni Sabtu tanggal 23 Agustus 2008.

Setelah kegiatan-kegiatan tersebut selesai, lalu bagaimana? usailah sudah? Inilah yang paling penting sebenarnya yaitu bisa mengambil hikmah untuk pembangunan masa kini. Ada banyak hal yang memprihatinkan dalam kehidupan riil. Jalan Muntilan - Talum yang rusak parah karena kerakusan mengeruk pasir merapi, kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari harapan, harga yang terus melambung sehingga uang sepertinya tidak ada harganya, angkanya besar tetapi daya belinya rendah. dsb. Apa yang salah?

Semangat 45 (semangat para pahlawan) perlu diaktualkan lagi. Dahulu banyak pejuang untuk Indoneia tetap[i sekarang pejuang untuk diri sendiri. Maraknya korupsi menjadi contoh. Ada kesan para pengelola negara layaknya para pedagang yang mentalitasnya hanya mencari keuntungan secara licik. Semangat rela berkorban untuk rakyat, bangsa dan negara sudah tidak ada. Negara yang seharusnya kaya tetapi rakyatnya tetap miskin.

Perlu penataan ulang untuk membangun bangsa dan negara. Inilah tantangan dan tugas bangsa Indonesia masa kini.
Semoga generasi muda yang diwarisi semangat pejuang bangkit kembali untuk kejayaan bangsa dan negara bukan untuk diri dan keluarganya. Amin!

LOMBA MENYANYI 17 - AN 2008 SMA MARSUDIRINI


Lomba lho... semangat biar menang!


inilah semangat 45 masa kini!


ambil suara ...... kompak dan semangat 45


boleh diiringi gitar kok lombanya, biar semangat!

Rabu, 23 Juli 2008

SERBA-SERBI MOS SMA MARSUDIRINI MUNTILAN


Aku jadi Pramuka, siaaaap!


Kalau hanya seperti tarsan, aku juga bisa!


Satu, dua, tiga... kompak ya biar tidak jatuh
ketika naik sandal panjang!


Wah celanaku mulai basah...!


Kalau hanya meniti bambu, ah ....kecil!


apresiasi seni budaya. Kelompokku nyanyi saja ya...!


inilah kelompokku, asyiik dan keren!


Jalan santai mengenali lingkungan sekitar.

Senin, 14 Juli 2008

TAHUN AJARAN BARU

Selamat Datang, Selamat berjumpa di SMA Marsudirini Muntilan tercinta!

Hari ini, Senin 14 Juli 2008, seperti sekolah-sekolah pada umumnya SMA Marsudirini Muntilan mengawali tahun pelajaran baru 2008/2009 dengan upacara bendera di halaman. Begitu bel dibunyikan pukul 06.55, para siswa langsung berkumpul di halaman untuk persiapan upacara bendera. bagi kelas XI dan XII sudah tidak asing. Mereka langsung menempatkan diri, sementara siswa baru kelas X masih kelihatan agak bingung. Beberapa masih berkelompok dengan dengan teman sesekolah asal. Beberapa mulai berani membaur dan menyoba nmenyesuaikan diri.
Upacara dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah, karena Kepala Sekolah belum pulang, masih menyelesaikan tugas di luar kota. Wakil Kepala sekolah mengajak memulai kegiatan belajar dengan semangat baru dan bagi siswa baru dimohon supaya segera dapat menyesuaikan diri. Semoga para siswa dapat memulai dan menjalankan pembelajaran tahun ini dengan semnagat baru dan rasa gembira, sehingga nanti akhir tahun dapat berhasil lulus atau naik.
Siswa baru mengikuti MOS sampai hari Rabu dan akan dilanjutkan dengan acara Pramuka yaitu penerimaan anggota baru, hari Kamis. Semoga MOS ini menjadi sarana untuk penyesuaian diri dan memantabkan diri dalam belajar mempersiapan diri untuk masa depannya.
Selamat Belajar, Selamat Berjuang!